ANTARES

sepertinya langit membiru
malam ini
moga Juni nanti antares tampak
Antares
di bumi buas
di langit lugu
lucu
titik demi titik
sinari malam biru tua
kala tidurnya bunga
saat lelapnya ilalang
Antares yang menyala
cahyanya datang
menyapa

Mundur

Ke belakang
Mengukir jam gelap
Matamu lelap
Dalam dekap
Sang karang

Perlahan pupilmu membesar
Gelayut kantuk
Keriput-keriput sepi
Matamu meronta dan teriak
Masih ada yang harus dilihat

Maghrib kaucukupkan sampai
Rakaat pertama
Saat adzan kau masih di jalan

Percik kegelapan melesat
Menembus jantungmu
Menuju ujung tanduk
Di situ sang karang
Tangis pun berhenti

Mentari di ujung barat
Bagimu ia menyeringai
Bagimu saat usia 12 bulan
Ia mengejek

Meletup-letup didih semangat
Mengantar keberangkatan [...]

KEMARIN

Kemarin
Kematian melanda
Dari Belanda

Kemarin
Kehidupan tergaris
Bersama keris

Kemarin
Negeri teraniaya
Dalam bahaya

Nyawa seharga debu
Debu seharga hembusan kemenangan
Atau kekalahan

Kemarin
Jiwa ragamu berkorban
Hanya untuk satu tujuan

Agar kami dapat hidup hari ini
Di atas tanah merdeka

Apa

Apa
Gerangan maksudnya?
Dia termenung
Menangisi jaman

Apa
Gerangan tujuannya?
Ia merasuk seluruh bangsa
Dan menangis dan tertawa

Apa
Gerangan tentang kemanusiaan?
Yang dulu dia agungkan
Ajarkan pada ujang dan nyai

Apa
Gerangan jawabannya?
Ia bertanya bertubi-tubi
Tentang kematian
dan kehidupan yang telah lama mati